Bicara
Ternyata berbicara itu tidak mudah. Apalagi bicara dari hati ke hati. Harus memperhatikan struktur kalimat,intonasi,bahkan emosi yang terbawa. Tidak jarang apa yang ada di pikiran tidak tersampaikan sehingga timbullah perdebatan. Padahal sebenarnya yang dimaksudkan tidak berbeda.
Aku sendiri bukanlah orang yang pandai berbicara. Seringnya emosiku melandasi kata-kata dan intonasiku. Tidak jarang kalimat berita yang keluar dr mulutku menjadi kalimat perintah. Kalau aku boleh memilih aku lebih baik menuliskan pikiranku daripada mengatakannya.
Tapi dengan berbicara,perasaan yang terpendam dapat terlepaskan, kelegaan yg diperoleh lebih memuaskan. Aku menyadari retorikaku perlu banyak perbaikan. Untuk itu,aku meminta maaf pada semua orang yang pernah terluka oleh tutur kataku.





Recent Comments